CARA INTERFACING PARALEL

MENGONTROL ALAT MENGGUNAKAN PORT PARALEL


Sebuah komputer ( PC ) secara umum dilengkapi dengan port paralel. Port parallel ini digunakan untuk menghubungkan komputer dengan alat pencetak ( printer ). Namun apabila kita mengetahui sinya-sinyal apa saja yang terkandung pada port parallel tersebut, maka kita dapat memanfaatkan port parallel untuk kepentingan yang lain.
Sebagai contoh kita memiliki beberap alat didalam rumah kita. Misalkan kita memiliki televisi, Kipas Angin, DVD Player dll. Nah kita dapat membuat alat kontrol sehingga alat-alat tersebut dapat dikontrol menggunakan komputer. Untuk alat semacam Kipas Angin maka kontrolnya hanyalah On-Off saja. Bila kita menginginkan kipas menyala, maka kita tinggal meng-klik pada mouse saja. Sangat simple bukan?

Sedangkan untuk peralatan yang kompleks maka beberapa fungsi harus dapat diterapkan. Sebagai contoh untuk peralatan TV, maka kontrol yang minimal ada adalah Power On-Off, Volume Up-Down, Chanel Up-Down dll.

Cara Kerja Alat
Untuk dapat membuat alat pengontrol menggunakan parallel port ini, maka kita harus mengetahui alamat serta kegunaan masing-masing bit pada parallel port. Secara umum parallel port ( LPT port ) memiliki alamat sebagai berikut .

Tabel Alamat Paralel Port (searching d google..,!!!)

Juga perlu diingat bahwa ada bit-bit yang bersifat inverting ( terbalik ) yang berarti bahwa bila logika pada Printer Control (PC) tinggi, maka pada konektor DB25 akan berlogika rendah demikian pula sebaliknya.
Paralel port diwujudkan dengan menggunakan konektor DB25. Masing-masing pena pada konektor DB25 memiliki kegunaan masing-masing. Adapun nama sinyal pada konektor DB25 adalah :

Tabel 2 Nama Sinyal DB25(searching d google..,!!!)
Nama Sinyal Posisi pin pada DB25
DP-0 ( Data Port ) 2
DP-1 3
DP-2 4
DP-3 5
DP-4 6
DP-5 7
DP-6 8
DP-7 9
PS-3 ( Error – Normal ) 15
PS-4 ( Select – Normal ) 13
PS-5 ( Paper End – Normal ) 12
PS-6 ( Acknoledge – Normal ) 10
PS-7 ( Busy – Inverting ) 11
PC-0 ( Strobe – Inverting ) 1
PC-1 ( Autofeed – Inverting ) 14
PC-2 ( Init – Normal ) 16
PC-3 ( Select IN – Inverting ) 17
PC-4 ( IRQ7 Enable – Normal ) –
PC-5 … ( no used ) –
Ground 18 sampai 25

Cara kerja alat sebenarnya sangat sederhana. Kita hanya akan memanfaatkan Data Port ( DP ) saja. Sinyal yang lain tidak kita gunakan. Oleh karena itu alat bersifat satu arah saja yaitu dari komputer ke luar. Tidak bisa menerima sinyal dari luar ke komputer. Sistim yang akan dipakai adalah loop terbuka. Hal ini berarti misalnya kita telah mengaktifkan sautu alat, maka apakah alat yang kita maksudkan sudah betul-betul aktif atau belum tidak akan diketahui oleh komputer ( karena tidak ada feedback ).
Untuk saat ini kita hanya akan menggunakan 4 bit saja. Dengan 4 bit ini kita dapat mengendalikan ( on-off ) 4 alat. Kita akan definisikan dulu sinyal pada Data port mana yang akan dipakai. Oleh karena baru dimanfaatkan 4 bit, maka 4 bit lainnya dibiarkan tersisa ( dapat dimanfaatkan dikemudian hari ). Adapun sinyal yang kita pakai adalah.

Tabel Sinyal yang dipakai (searching d google..,!!!)
Nama Sinyal Definisi
DP-0 Alat 1
DP-1 Alat 2
DP-2 Alat 3
DP-3 Alat 4
Ground Ground

Perancangan Hardware
Selelah kita mendefiniskan sinyal-sinyal yang akan kita pakai, maka langkah selanjutnya adalah membuat perangkat kerasnya. Perangkat keras ini nantinya akan menggunakan sebuah buffer ( penyangga ) dan 4 buah switch electronik dimana akan digunakan opto coupler.
Rancangan alatnya adalah sebagai berikut. Buffer 74LS07 akan menyediakan buffer untuk jalur masukan dari port parallel. Keempat sinyal yang berasal dari port parallel adalah DP0, DP1, DP2 dan DP3. Adapun ground diambilkan dari pena 18 sampai 25 yang dihubungkan semuanya ( pena 18 sampai 25 dishort ).
Pada masing-masing output dari buffer tersebut dihubungkan dengan opto coupler dengan tipe PC-817 buatan Sharp yang harganya sekitar Rp.2500.

Gambar Rangkain antarmuka Paralel port (searching d google..,!!!)

Opto coupler PC-817 memiliki rangkaian persamaan seperti pada gambar berikut.

Gambar Opto Coupler PC-817 (searching d google..,!!!)

Adapun cara kerja alat secara keseluruhan adalah sebagai berikut. Pada saat alat pertama kali diaktifkan maka sinyal pada DP0 sampai DP3 akan rendah hal ini akan menyebabkan led internal dalam PC-817 mati. Akibatnya keluaran opto coupler ( A dan B ) berhambatan tinggi ( dikatakan switch off ). Namun bila sinyal dibuat tinggi maka LED internal didalam PC-817 akan menyala sehingga transistor akan aktif yang mengakibatkan resistansi A dan B menjadi rendah ( dikatakan switch on ). Nah kita tinggal memanfaatkan keluaran A B saja sesuai kebutuhan.

Kontrol On-Off
+12V Bila alat akan digunakan untuk mengontrol alat On-Off saja, maka output A-B dapat dihubungkan dengan relay. Output dari relay itulah yang akan menghidup-matikan peralatan. Adapun skemanya seperti gambar berikut.

Gambar Antarmuka dengan relay (searching d google..,!!!)

Namun karena menggunakan transistor NPN pada penguat relaynya maka akan menyebabkan sifat terbalik ( inverting ). Sebagai contoh jika led pada opto coupler aktif ( menyala ) maka pena A-B akan terhubung sehingga transistor pada relay akan mati dan relay juga mati. Jika led opto coupler mati, maka basis transistor relay akan mendapat arus sehingga transistor akan hidup dan relaypun juga akan hidup. Sebenarnya masih banyak cara menghubungkan opto coupler dengan r elay.

Kontrol pada remote
Jika diperlukan alat untuk dapat mengatur TV misalnya Volume Up atau Down, maka cara yang paling mudah adalah menggunakan remote TV sejenis. Kita harus membeli remote TV sejenis setelah itu jalur A-dan B tinggal dihubungkan dengan tombol pada remote.

Gambar Menghubungkan PC-817 dengan tombol remote (searching d google..,!!!)

Software
Terakhir, agar alat dapat bekerja maka harus dibuatkan software pada sisi Komputer ( PC ). Program dapat menggunakan Pascal, Delphi, VB dll. Penulis menggunakan Delphi pada rancangan berikut. Output ada 4 buah diberi nama Alat1 sampai Alat 4. Masing-masing bisa dibuat on atau off. Antarmuka harus disesuaikan sesuai kebutuhan.

Gambar Software Pengontrol Alat menggunakan Paralel Port (searching d google..,!!!)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: