TUTORIAL PHP

TUTORIAL PHP

1. Tutorial PHP:

Apa sih PHP itu?

Apa sih PHP itu ? Mungkin itu pertanyaan yang ada di benak rekan-rekan saat mendengar kata PHP. PHP merupakan script yang menyatu dengan HTML dan berada pada server (server side HTML embedded scripting). Dengan PHP ini Anda dapat membuat beragam aplikasi berbasis web, mulai dari halaman web yang sederhana sampai aplikasi komplek yang membutuhkan koneksi ke database.

Sampai saat ini telah banyak database yang telah didukung oleh PHP dan kemungkinan akan terus bertambah. Database tersebut adalah :

* dBase
* DBM
* FilePro
* mSQL
* MySQL
* ODBC
* Oracle
* Postgres
* Sybase
* Velocis

Selain itu PHP juga mendukung koneksi dengan protokol IMAP, SNMP, NNTP dan POP3.

2. Tutorial PHP:
Yang dibutuhkan untuk menjalankan PHP

Untuk dapat menjalankan PHP Anda membutuhkan sebuah web server. Anda yang pake Linux dapat menggunakan Apache (www.apache.org) sebagai web servernya. Anda pemakai Windows 98 paling enak menggunakan Personal Web Server (sama2 produk Microsot, keuntungannya bisa sekalian buat belajar ASP). Web server Xitami (www.imatix.com) dapat digunakan apabila Anda menggunakan Windows NT.

Sedangkan PHP-nya sendiri dapat Anda download dari http://www.php.net. Perhatikan bahwa PHP yang Anda download sesuai dengan sistem operasi komputer Anda (Linux atau Windows).

Install PHP pada Windows 98

1. Setelah Anda mendapatkan PHP dalam bentuk file zip, segera ekstrak dengan menggunakan WinZip atau pun WinRar.
2. Ganti nama file php.ini-dist menjadi php.ini.
3. Copy semua file tersebut (totalnya ada 10 file) ke directory Windows Anda (biasanya C:\Windows).

Langkah selanjutnya adalah mengganti setting pada registry Windows.

1. Dari menu Start, pilih Run.
2. Ketikkan regedit, klik OK.
3. Buka cabang HKEY_CLASSES_ROOT.
4. Buat key baru dengan cara klik kanan pada HKEY_CLASSES_ROOT, pilih New – Key.
5. Beri nama key tersebut dengan .php3.
6. Pada panel sebelah kanan klik 2x pada [Default] dan isi dengan php3file.
7. Buat key baru lagi pada HKEY_CLASSES_ROOT.
8. Beri nama key baru tersebut dengan php3file.
9. Pada php3file, buat key baru dengan nama Shell.
10. Pada php3file\Shell, buat key baru dengan nama Open.
11. Pada php3file\Shell\Open, buat key baru dengan nama Command.
12. Pada panel sebelah kanan klik2x pada [Default] dan isi dengan C:\Windows\php.exe.
13. Buka key HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\
Services\W3SVC\Parameters\Script Map.
14. Pada panel sebelah kanan buat string value baru dengan cara klik kanan (pada panel sebelah kanan), pilih New – String Value.
15. Beri nama dengan .php3.
16. Klik 2x pada .php3 tersebut.
17. Isi dengan C:\Windows\Php.exe.

Untuk mengecek apakah PHP Anda sudah terinstall dengan baik, tulis kode berikut ini dan simpan dengan nama test.php3.

Jika PHP sudah terinstall dengan baik maka saat file tersebut dibaca dari browser akan terlihat informasi mengenai PHP.
3. Tutorial PHP:
Menginstall PHP Triad
Selama ini Anda mungkin hanya mengenal Personal Web Server (PWS) sebagai web server untuk menjalankan PHP pada sistem operasi Windows 9x. Padahal selain PWS Anda juga bisa menggunakan Apache sebagai web servernya. Untuk menginstall Apache for Windows Anda dapat menggunakan PHP Triad yang merupakan “kumpulan” dari berbagai software yaitu:
• PHP – 4.0.5
• MySQL – 3.23.32 (database server)
• Apache – 1.3.14 (web server)
• PHPMyAdmin – 2.1.0 (untuk administrasi database)
• Perl – nsPerl 5.005_03
Jadi dengan menginstall PHP Triad Anda dapat menggunakannya untuk belajar PHP, Perl dan database MySQL. Untuk menginstall PHP Triad caranya adalah sebagai berikut:
1 Download PHP Triad di http://www.phpgeek.com

2 Untuk memulai proses install, klik 2x pada file yang baru Anda download tersebut dan tunggu sampai proses install selesai.
3 Untuk menjalankan Apache, klik Start – Programs – PHP Triad – Start Apache.
Untuk menjalankan MySQL, klik Start – Programs – PHP Triad – Start MySQL.
4. Untuk mengecek Apache, klik shortcut Launch Site. Jika pada browser muncul tulisan “Welcome to PHPTriad for Windows … ” maka proses install yang Anda lakukan berhasil.
5. Untuk mengecek MySQL, klik Start MySQL dan PHPMyAdmin. Jika Anda melihat tulisan “Welcome to phpMyAdmin…” berarti proses install berhasil.
6. Sampai di sini proses intall telah selesai. Jika sewaktu-waktu Anda ingin mencoba script PHP dan database MySQL Anda harus menjalankan Apache dan MySQL terlebih dahulu.
tambahan :
Letakkan script PHP Anda di C:\apache\htdocs.
Cs
4. Tutorial PHP:
Sintaks dasar PHP
Ada empat macam cara penulisan kode PHP, yaitu :
1.
2.
3. //
4. <% echo (“kalau yang ini mirip dengan ASP”); %>
Anda bisa memilih salah satu dari empat cara tersebut. Tapi yang paling sering digunakan adalah cara pertama dan kedua. Perhatikan bahwa tiap akhir baris harus selalu diberi tanda titik koma (;).
Seperti pada bahasa pemrograman lain Anda pun bisa meletakkan baris komentar pada program Anda. Pada PHP caranya adalah dengan meletakkan komentar tersebut di sebelah kanan tanda // jika komentar satu baris dan di antara /* dan */ jika komentarnya lebih dari satu baris.

5. Tutorial PHP:
Tipe Data

PHP mengenal tiga macam tipe data, yaitu :
1. Integer
2. Floating point number
3. String
Integer
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai koma). contoh :

$a = 1234 // desimal
$b = – 1234 // negatif
$c = 0123 // oktal
$d = 0x12 // heksadesimal
pernyataan seperti $a = 1234 disebut pernyataan penugasan. Dalam contoh tersebut maksudnya adalah memberikan nilai 1234 ke variabel $a.
Floating point number
Disebut juga bilangan pecahan. Terdapat tanda titik yang merupakan pemisah antara bagian bulat dan pecahan.
$a = 1.234 // bentuk biasa
$b = 1.2e3 // bentuk eksponensial
Strings
$a = “ini adalah tipe data string”
6. Tutorial PHP:
Array

Array merupakan tipe data terstruktur yang berguna untuk menyimpan sejumlah data yang bertipe sama. Bagian yang menyusun array disebut elemen array, yang masing-masing elemen dapat diakses tersendiri melalui indeks array.
Array berdimensi satu

Kode di atas bila dijalankan pada browser, akan muncul tulisan :
Kota favorit saya adalah Malang.
Indeks array dimulai dari 0. Jadi indeks array 0 menyatakan elemen pertama dari array, indeks array 1 menyatakan elemen array kedua, dan seterusnya.
Array multidimensi
Yang termasuk dalam tipe data ini adalah bilangan bulat (tidak pakai koma). contoh :

array(
“warna” => “merah”,
“rasa” => “manis”
),
“pisang” => array(
“warna” => “kuning”,
“rasa” => “manis”
)
);

print (“Warna buah apel adalah “);
print ($buah[“apel”][“warna”]).”
“;
print (“Rasa buah pisang adalah “);
print ($buah[“pisang”][“rasa”]);
?>

Kode di atas akan menghasilkan tulisan
Warna buah apel adalah merah
Rasa buah pisang adalah manis
7. Tutorial PHP:
Pengulangan dengan For
Seperti halnya bahasa pemrograman lain, PHP juga menyediakan fasilitas untuk melakukan pengulangan. Salah satunya adalah dengan menggunakan For.

Pengulangan

for ($count = 1; $count <= 10; $count++)
{
print (“Ini adalah baris ke-$count
“);
}
?>

Jika script di atas dijalankan maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
Ini adalah baris ke-1
Ini adalah baris ke-2
Ini adalah baris ke-3
Ini adalah baris ke-4
Ini adalah baris ke-5
Ini adalah baris ke-6
Ini adalah baris ke-7
Ini adalah baris ke-8
Ini adalah baris ke-9
Ini adalah baris ke-10
Pada saat baris pengulangan (yang dimulai dari for ($count = 1; $count <= 10; $count++)) dijalankan untuk pertama kali, maka nilai $count adalah 1. Oleh karena itu baris paling atas yang tercetak pada browser adalah:
Ini adalah baris ke-1
Pengulangan tersebut akan terus dijalankan selama nilai $count lebih kecil atau sama dengan 10.
8. Tutorial PHP:
Pengulangan dengan While
Selain dengan For, kita juga dapat melakukan pengulangan dengan menggunakan While.

Pengulangan dengan while

$count = 1;
while ($count <=10)
{
print (“Baris nomer $count
“);
$count = $count + 1;
}
?>

Jika script di atas dijalankan maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.
Baris nomer 1
Baris nomer 2
Baris nomer 3
Baris nomer 4
Baris nomer 5
Baris nomer 6
Baris nomer 7
Baris nomer 8
Baris nomer 9
Baris nomer 10
Pengulangan tersebut akan terus dijalankan selama nilai $count lebih kecil atau sama dengan 10.
9. Tutorial PHP:
Mengenal function
Function atau merupakan sejumlah pernyataan yang dikemas dalam sebuah nama. Nama ini selanjutnya dapat dipanggil berkali-kali di beberapa tempat pada program.
Tujuan penggunaan fungsi adalah:
– Memudahkan dalam mengembangkan program
– Menghemat ukuran program
Untuk membuat fungsi, harus mengikuti syntax sebagai berikut:
function namafungsi ($parameter1, $parameter2)
{
pernyataan1;
pernyataan2;
}
Contoh 1 : membuat fungsi yang tidak mempunyai parameter
Nama file : fungsi1.php
function BukaTabel()
{
echo ”

\n”;
echo ”

\n”;
echo “”;
}
function TutupTabel()
{
echo “

\n”;
}
?>

Latihan Fungsi 1

BukaTabel();
print (“Ini tabel pertama”);
TutupTabel();
print (”
“);
BukaTabel();
print (“Ini tabel kedua”);
TutupTabel();
?>

Contoh 2 : membuat fungsi yang mempunyai parameter
Nama file : fungsi2.php
function BukaTabel($warna1, $warna2)
{
echo ”

\n”;
echo ”

\n”;
echo “”;
}
function TutupTabel()
{
echo “

\n”;
}
?>

Latihan Fungsi 2

BukaTabel(“red”, “#dddddd”);
print (“Ini tabel pertama”);
print (”

“);
print (”

“);
print (”

“);
print (”

“);
print (“

Kolom 1 Kolom 2 Kolom 3

“);
TutupTabel();
print (”
“);
BukaTabel (“blue”, “white”);
print (“Ini tabel kedua”);
TutupTabel();
?>

Fungsi pd PHP yang berhubungan dg file

integer fopen(string filename, string mode)
Fungsi ini digunakan untuk membuka file terlebih dahulu sebelum dilakukan proses penulisan atau pembacaan isi file.
contoh :

Untuk mengetahui dengan jelas fungsi fopen, silakan mencoba sendiri dengan berbagai mode yang ada seperti yang tercantum di bawah ini.
Mode Operasi
r[b] hanya pross baca[binary]
w[b] hanya proses write, jika file belum ada maka akan dibuat file baru, jika file sudah ada maka isi file akan “ditimpa” oleh isi file yang baru [binary]
a[b] menambahkan ke isi file yang sudah ada [binary]
r+[b] baca dan tulis [binary]
w+[b] baca dan tulis jika file belum ada maka akan dibuat file baru, jika file sudah ada maka isi file akan “ditimpa” oleh isi file yang baru [binary]
a+[b] baca dan tulis, isi file yang baru ditambahkan setelah baris terakhir pada file yang sudah ada [binary]
string fgets (integer file_handle, integer length)
Fungsi ini digunakan untuk membaca string atau isi dari sebuah file.
contoh :

Jika Anda menjalankan script di atas maka yang nampak pada browser adalah isi dari file data.txt.
boolean fclose(integer file_handle)
Digunakan untuk menutup file.
Lihat contoh sebelumnya.
boolean feof (integer file_handle)
Fungsi ini akan mengembalikan nilai true jika pointer terletak pada bagian akhir dari file (baris terakhir).
while (!feof($MyFile))
{
$MyLine = fgets ($MyFile, 255);
print ($MyFile);
}
Contoh di atas maksudnya adalah selama belum mencapai “baris terakhir” dari file (posisi pointer terakhir) maka program akan terus membaca isi file. Pendeknya program tersebut akan membaca keseluruhan isi dari file.
boolean file_exists(string filename)
Fungsi ini akan mengembalikan nilai true jika file yang dibaca exists (ada).
if (file_exists(“data.txt”))
{
print (“Terdapat file data.txt”);
}
else
{
print (“Tidak terdapat file data.txt”);
}
Jika pada current direktory terdapat file data.txt maka program akan menampilkan tulisan “Terdapat file data.txt” (tidak pakai tanda petik).
Membuat buku tamu
Buku tamu ini terdiri dari 2 file, file pertama bernama guestbook.php3 yang merupakan file utama. File kedua bernama entry.dat yang digunakan untuk menyimpan isi buku tamu.

Contoh Guestbook http://www.klik-kanan.com

BUKU TAMU

dari http://www.klik-kanan.com

Nama
Email
Homepage
Komentar
if ($name == “” || $email == “” || $message == “”)
{
for ($i=0; $i<3; $i++)
{
echo “.”;
sleep(1);
flush();
}
$filesize = filesize(“entry.dat”);
$file = fopen(“entry.dat”,”r”);
$buffer = fread($file,$filesize);
echo “$buffer”;
fclose($file);
}
else if ($send_status == “ok”)
{
$filesize = filesize(“entry.dat”);
$file = fopen(“entry.dat”,”r”);
$buffer = fread($file,$filesize);
fclose($file);
$today = getdate();
$bulan = $today[month];
$mday = $today[mday];
$tahun = $today[year];
$tanggal = “$bulan $mday, $tahun”;
$file = fopen(“entry.dat”,”w”);
$parsed_message = strip_tags($message,”,“);
$parsed_message_br = str_replace(“\n”,”
“,$parsed_message);
$today = date( “Ymd”, time() );
$message_table =”

$tanggal
Nama : $name
Email : $email
Homepage : $url
Komentar : $parsed_message_br

“;
fputs($file,”$message_table \n $buffer”);
fclose($file);
}
else if ($view_guestbook == “View Guestbook”){
$filesize = filesize(“entry.dat”);
$file = fopen(“entry.dat”,”r”);
$buffer = fread($file,$filesize);
echo “$buffer”;
fclose($file);

}
?>

Membuat collapse menu

echo ‘‘;
class submenu {
var $urls;
var $desps;
var $cot;
var $id;
//easily modify you menu symbols, can also use image tags
var $openSymbol = ‘(+)’;
var $closedSymbol = ‘(–)’;
var $itemBranch = ‘       |—‘;
function create($id) {
$this->cot=0;
$this->id=$id;
}
function add($url, $desp) {
$this->urls[$this->cot]=$url;
$this->desps[$this->cot]=$desp;
$this->cot++;
}

function open() {
$i=0;
while($i<$this->cot) {
if ($i==0) {
global $PHP_SELF;
echo ‘‘.$this->closedSymbol.$this->desps[0].’
‘;
}
else {
echo $this->itemBranch.’‘.$this->desps[$i].’
‘;
}
$i++;
}
}

function close() {
global $PHP_SELF;
if (! $this->id){

} else {

echo ‘‘.$this->openSymbol.$this->desps[0].’
‘;

}

}

}

class menu {
var $submenus;
var $cot;
var $id;

function create() {
$this->cot=0;
$this->id=2;
}

function add($submenu) {
$this->submenus[$this->cot]=new submenu;
$this->submenus[$this->cot]=$submenu;
$this->cot++;
}

function show() {
$i=0;
$tmp = new submenu;
while ($i<$this->cot) {
$tmp=$this->submenus[$i];
if ($tmp->id==(string)$this->id) {
$tmp->open();
}
else {
$tmp->close();
}
$i++;
}
}

function hide() {
$tmp = new submenu;
$tmp->close();
}
}
$sm_1=new submenu;
$sm_1->create(‘1′);
$sm_1->add(”,’ Download File’);
$sm_1->add(‘http://www.winxpinfo.com&#8217;,’Windows XP’);
$sm_1->add(‘http://www.freestuffhome.net&#8217;,’Gratisan’);
$sm_1->add(‘http://www.adcsoft.com&#8217;,’ADC Software’);
$sm_1->add(‘http://www.lutfian.com&#8217;,’Lutfian Software’);
$sm_2=new submenu;
$sm_2->create(‘2′);
$sm_2->add(”,’ Search Engine’);
$sm_2->add(‘http://www.google.com&#8217;,’Google’);
$sm_2->add(‘http://www.yahoo.com&#8217;,’Yahoo’);
$sm_2->add(‘http://www.Altavista.com&#8217;,’Altavista’);
$sm_2->add(‘http://www.searchindonesia.com&#8217;,’Search Indonesia’);
$sm_3=new submenu;
$sm_3->create(‘3′);
$sm_3->add(”,’ Tutorial Klik-Kanan.com’);
$sm_3->add(‘http://www.klik-kanan.com/tutorial/perl/index.shtml&#8217;,’Perl’);
$sm_3->add(‘http://www.klik-kanan.com/tutorial/registry/index.shtml&#8217;,’Registry’);
$sm_3->add(‘http://www.klik-kanan.com/tutorial/php/index.shtml&#8217;,’PHP’);
$sm_3->add(‘http://www.klik-kanan.com/desainweb/html/index.shtml&#8217;,’Desain Web’);
$sm_4=new submenu;
$sm_4->create(‘4′);
$sm_4->add(”,’ Berita’);
$sm_4->add(‘http://www.detik.com&#8217;,’Detik’);
$sm_4->add(‘http://www.detikinet.com&#8217;,’Detikinet’);
$sm_4->add(‘http://www.kompas.com&#8217;,’Kompas’);
$sm_4->add(‘http://www.Astaga.com&#8217;,’Astaga’);
$m_1=new menu;
$m_1->create();
$m_1->add($sm_1);
$m_1->add($sm_2);
$m_1->add($sm_3);
$m_1->add($sm_4);

if ($action==”) {
$m_1->show();
}

if ($action==’open’) {
$m_1->id=$id;
$m_1->show();
}

if ($action==’close’) {
$m_1->id=$id;
$m_1->hide();
$m_1->show();
}

echo ‘‘;
?>

sumber : http://phpclasses.upperdesign.com/

Menginstall buku tamu Advanced Guestbook
Buku tamu merupakan fasilitas yang biasa terdapat pada suatu situs. Dengan adanya buku tamu tersebut maka memungkinkan pengunjung untuk memberikan saran atau sekedar komentarnya.
Jika Anda ingin menambahkan fasilitas buku tamu pada situs Anda tanpa mau pusing-pusing bikin script-nya, Anda dapat mencoba puluhan script buku tamu gratis dari internet. Salah satu yang cukup baik (yang juga digunakan pada situs ini) adalah Advanced Guestbook.
Untuk menginstall Advanced Guestbook caranya sebagai berikut:
1. Pertama download dahulu script Advanced Guestbook dari http://www.proxy2.de. Kemudian ekstrak ke folder di dalam C:\Inetpub\wwwroot (jika Anda menggunakan PWS). Misalnya C:\Inetpub\wwwroot\guestbook.
Buka file config.inc.php, kemudian ubah setting pada bagian database setting:
/* database settings */
$GB_DB[“dbName”] = “MyGuestbook”;// nama database yg
// digunakan
$GB_DB[“host”] = “localhost”; // nama host
$GB_DB[“user”] = “root”; // username
$GB_DB[“pass”] = “”; // password
Dalam contoh ini nama database yang akan digunakan untuk menyimpan buku tamu adalah MyGuesbook.
2. Dengan menggunakan browser (misalnya Internet Explorer), jalankan file install.php. Jika Anda menginstall Advanced Guestbook di C:\Inetpub\wwwroot\Guestbook maka pada Address bar dari Internet Explorer Anda dapat mengetikkan http://localhost/guestbook/install.php/. Akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini:

Karena sebelumnya kita belum membuat databasenya maka klik pada tombol Create new DB and table. Jika sebelumnya Anda telah membuat tabel MyGuestbook Anda dapat mengklik pada tombol Create table.
3. Jika proses pembuatan database dan tabel berhasil maka akan muncul pesan sebagai berikut:
Advanced Guestbook
———————————————————
Database and Tables were created successfully!

Your new database: MyGuestBook
Your MySQL host: localhost
Your MySQL username: root
Click now here to setup the guestbook admin…
Klik pada link “Click now here to setup the guestbook admin… ”
4. Pada halaman Guestbook – Administration, masukkan username dan password Anda. Saat pertama kali diinstall usernamenya adalah “test” dan passwordnya “123” (tanpa tanda petik).

5. Jika username dan password yang Anda masukkan benar, maka Anda segera masuk ke halaman G U E S T B O O K A D M I N. Pada halaman tersebut Anda dapat melakukan berbagai setting buku tamu. Misalnya, General Setting digunakan untuk mengatur setting umum dari buku tamu seperti jumlah data per halaman, bahasa, email notifikasi dan sebagainya.
Yang lebih penting lagi adalah Anda harus segera mengubah username dan password defaultnya, demi keamanan data Anda.
6. Selamat mencoba……….

Membuat counter image

Counter ini terdiri dari 3 file utama, file pertama bernama acounter.php3 yang merupakan halaman web yag digunakan untuk menampilkan counter. Jumlah pengunjung disimpan pada file kedua yang bernama acount.txt. File terakhir adalah file ip.txt yang digunakan untuk menyimpan ip address pengunjung web.

Contoh Counter dengan image http://www.klik-kanan.com

http://www.klik-kanan.com

– Anda pengunjung ke –


// letak image yang digunakan sebagai counter
$img = “http://localhost/php/counter/&#8221;;
// letak image animasi
$animated_img = “http://localhost/php/counter/ani/&#8221;;
// Berapa digit yang ditampilkan
$padding = 6;
// ukuran lebar dan tinggi file image
$width = 16;
$height = 22;
// letak file log
$fpt = “acount.txt”; //
$lock_ip =0; // IP locking, 1=ya 0=tidak
$ip_lock_timeout =30; // dalam menit
$fpt_ip = “ip.txt”; // file IP log
function checkIP($rem_addr) {
global $fpt_ip,$ip_lock_timeout;
$ip_array = file($fpt_ip);
$reload_dat = fopen($fpt_ip,”w”);
$this_time = time();
for ($i=0; $i
list($ip_addr,$time_stamp) = split(“\|”,$ip_array[$i]);
if ($this_time < ($time_stamp+60*$ip_lock_timeout)) {
if ($ip_addr == $rem_addr) {
$found=1;
}
else {
fwrite($reload_dat,”$ip_addr|$time_stamp”);
}
}
}
fwrite($reload_dat,”$rem_addr|$this_time\n”);
fclose($reload_dat);
return ($found==1) ? 1 : 0;
}
if (!file_exists($fpt)) {
$count_dat = fopen($fpt,”w+”);
$digits = 0;
fwrite($count_dat,$digits);
fclose($count_dat);
}
else {
$line = file($fpt);
$digits = $line[0];
if ($lock_ip==0 || ($lock_ip==1 && checkIP($REMOTE_ADDR)==0)) {
$count_dat = fopen($fpt,”r+”);
$digits++;
fwrite($count_dat,$digits);
fclose($count_dat);
}
}
$digits = sprintf (“%0″.$padding.”d”,$digits);
$ani_digits = sprintf (“%0″.$padding.”d”,$digits+1);
echo ”

\n”;
$length_digits = strlen($digits);
for ($i=0; $i < $length_digits; $i++) {
if (substr(“$digits”,$i,1) == substr(“$ani_digits”,$i,1)) {
$digit_pos = substr(“$digits”,$i,1);
echo (”

\n”);
}
else {
$digit_pos = substr(“$ani_digits”,$i,1);
echo (”

\n”);
}
}
echo “

\n”;
?>

10 Tanggapan

  1. mas gimana caranya buat data base buku tamu web dengan php triad

  2. Hi there very nice website!! Guy .. Excellent .. Amazing .. I will bookmark your site and take the feeds also? I am glad to find so many useful information right here within the put up, we’d like develop extra strategies on this regard, thank you for sharing. . . . . .

  3. Thanks in favor of sharing such a good thinking, paragraph is fastidious, thats why i have read it entirely

  4. Do you mind if I quote a couple of your posts as long as I
    provide credit and sources back to your website?
    My blog site is in the very same area of interest as yours and my users would truly benefit from a lot of the information you provide here.
    Please let me know if this okay with you. Thanks!

  5. My family every time say that I am killing my time here at web, however I know I am getting know-how all the time by reading such nice articles.

  6. What’s up mates, how is everything, and what you wish for to say regarding this post, in my view its really awesome in support of me.

  7. I like it whenever people get together and share views. Great blog, keep it
    up!

  8. wwww

  9. WWW

  10. WIDI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: