MIKROKONTROLER UNTUK SELECTOR SUARA

MIKROKONTROLER UNTUK SELECTOR SUARA

Pendahuluan
Pada tulisan kali ini saya akan memberikan salah satu contoh pemakaian mikrokontroler PIC16F84 untuk digunakan sebagai pemilih ( selektor ) masukan suara. Jika anda pernah membuat amplifier misalnya, dan memiliki dua atau lebih sumber suara misalnya dari sebuah CD Player, Tape dan Tuner. Maka kita dapat memilih suara yang akan dikuatkan ( amplifikasi ) apakah dari CD Player, Tape maupun Tuner. Hal ini secara sederhana dapat dilakukan dengan menggunakan sebuah saklar.
Nah kali ini fungsi saklar sederhana tersebut akan digantikan dengan menggunakan saklar dari sebuah relay yang dikontrol oleh mikrokontroler. Agar lebih menarik, maka akan diberikan juga tampilan menggunakan sebuah LCD ( Liquid Crystal Display ). Dalam hal ini LCD akan dapat menampilkan tulisan fungsi yang sedang dipilih seperti ‘TAPE’ atau ‘TUNER’. Ataupun tulisan apa saja sesuai dengan keinginan anda.
Cara Kerja Alat
Cara kerja alat adalah sangat sederhana saja. Pada dasarnya hanya mengontrol kerja relay berdasarkan tombol mana yang ditekan. Pada prototype yang saya buat, baru menggunakan 2 buah relay ( dapat dikembangkan dikemudian hari ). Oleh karena itu kita akan menganggap bahwa masukan suara ada 2 jenis yaitu yang berasal dari TAPE dan yang berasal dari TUNER.
Berikut akan diberikan diagram rancangan alat untuk memilih sumber suara ini secara sederhana.

Gambar : 2 Sumber suara dengan sebuah amplifier

Dari gambar diatas terlihat bahwa ada 2 sumber suara yaitu dari TAPE dan dari TUNER. Pemilihan sumber suara tersebut akan ditentukan oleh tombol mana yang ditekan. Jika yang ditekan adalah tombol TAPE, maka sumber suara yang terpilih adalah TAPE dan Relay1 akan aktif ( terhubung dengan amplifier ) dan pada LCD akan tertulis tulisan ‘TAPE’. Jika tombol TUNER ditekan, maka sumber suara dari TUNER akan terhubung ke amplifier melalui Relay 2 dan pada LCD akan tertulis tulisan ‘TUNER’.
Liquid Crystal Display ( LCD )
LCD telah lama dipakai sebagai penampil untuk alat-alat elektronika. Dengan menggunakan LCD maka kesan alat akan menjadi lebih professional. Bandingkan jika hanya menggunakan penampil tujuh segmen saja, mungkin masih terlihat sederhana. Namun menggunakan LCD tidaklah semudah menggunakan penampil tujuh segmen.

Hal ini dikarenakan pada LCD juga terdapat kontroler terintegrasi. Nah tugas kita adalah berkomunikasi dengan kontroler yang telah ditanam pada LCD tersebut agar LCD mau menampilkan tulisan seperti yang kita kehendaki. Secara umum kontroler yang dipakai adalah buatan Hitachi HD44780, yang mana walaupun banyak pabrikan yang membuat LCD ini namun karena sama-sama menggunakan kontroler yang sama menjadikannya saling kompatibel.

Pena-pena LCD

LCD memiliki pena-pena sebanyak 14 sampai 16 pin. Pena-pena tersebut memiliki kegunaan masing-masing. Pengantar-mukaan dapat menggunakan sistim 8 bit maupun menggunakan sistim 4 bit. Jika menggunakan sistim 4 bit, maka kita akan menghemat 4 port mikrokontroler. Adapun kegunaan masing-masing pena adalah sebagai berikut

Tabel 1 Nama dan Kegunaan Pena pada LCD
Pena Nama Pena Fungsi
1 Gnd Ground untuk LCD
2 Vcc +5 Volt untuk LCD
3 Vref Teg. Pengatur brightness
4 RS Bit pemilih instruksi / data
5 R/W Bit pemilih Read / Write
6 E Bit enable
7 D0 Data Bit 0
8 D1 Data Bit 1
9 D2 Data Bit 2
10 D3 Data Bit 3
11 D4 Data Bit 4
12 D5 Data Bit 5
13 D6 Data Bit 6
14 D7 Data Bit 7
15 Back Light ( + ) – optional
16 Back Light ( – ) – optional

Pena no 15 dan 16 hanya ada pada LCD yang dilengkapi dengan Back Light ( lampu belakang ) sehingga LCD dapat terbaca pada kondisi gelap. Beberapa LCD tidak terdapat fasilitas back light tersebut, sehingga pena no 15 dan 16 tidak ada.

Prinsip Menggunakan LCD
Untuk dapat menggunakan LCD, maka harus tahu prinsip menggunakan LCD tersebut. Apabila anda membeli LCD yang baru jangan lupa untuk meminta data sheet-nya, karena pada data sheet tersebut terdapat keterangan-keterangan yang berguna bagaimana cara menggunakan LCD tersebut. Berikut akan diberikan prinsip penggunaan LCD secara umum.
Modul LCD memiliki 3 jalur kontrol yang bernama RS, R/W dan E. RS digunakan untuk memberitahukan kepada LCD apakah data yang diberikan adalah kata-instruksi ( instruction word) atau kata-data ( data word ). Jika akan mengirim instruksi maka RS harus dibuat 0, sedangkan untuk mengirimkan data maka RS harus berlogika 1.

Logika pada RS
Instruksi 0
Data 1

Sementara jalur R/W digunakan untuk memilih operasi Read atau Write. Read artinya membaca data dari LCD sedangkan Write artinya menuliskan data ke LCD. Dalam kasus ini kita hanya akan menuliskan data ke LCD, sehingga jalur ini dapat dibuat rendah ( logika 0 ) terus. Terakhir adalah jalur E ( Enable ), dimana jika dia berlogika tinggi ( 1 ) maka proses penulisan ke LCD akan diaktifkan.
Kata instruksi yang dikirimkan ke LCD akan memberitahukan apa yang harus dilakukan oleh kontroler LCD. Berikut diberikan beberapa kata-instruksi untuk mengatur tampilan pada LCD.

Tabel 2 Kata Instruksi
Operasi Kata Instruksi Kegunaan
Set Fungsi 0x38 Mode 8-bit, 5×7 pada saat inisialisasi saja
Display On/Off 0x0C Display On tanpa kursor
0x0F Display On kursor kedip di kiri
Hapus Display 0x01 Hapus display ( blank = kosong )
Entry Mode Set 0x06 Mode penaikan ( Increment )

Rangkaian Lengkap
Rangkaian lengkap berisi hubungan antara mikrokontroler PIC16F84 dengan LCD dan sistim relay. Pada proyek saat ini hanya akan menggunakan 2 buah relay saja walaupun dapat ditingkatkan menjadi 3 relay untuk 3 sumber suara. Adapun port-port yang dipilih untuk berhubugan dengan saklar dan relay adalah sebagai berikut.
Bagian Masukan :
Tombol TAPE – RA0
Tombol TUNER – RA3
Bagian Keluaran :
Relay TAPE – RB0
Relay TUNER – RB1
Rangkaian akan diberikan secara terpisah menjadi 3 bagian yaitu : sistim minimum mikrokontroler PIC16F84, bagian LCD dan bagian relay dan switch.Sistim minimum mikrokontroler PIC16F84

Satu Tanggapan

  1. Wow, fantastic blog layout! How long have you been blogging for? you make blogging look easy. The overall look of your web site is great, as well as the content!. Thanks For Your article about MIKROKONTROLER UNTUK SELECTOR SUARA | Thathit Dwi Sasongko .

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: