kumpulan cerita

“Sebuah Langkah Perubahan”

 

Hasil gambar untuk melangkah

     #CHAPTER 1

     Pertemuan itu terasa seperti pertemuan antara kedua sahabat yang telah lama tidak berjumpa. Ya karena kami sebelumnya sudah saling mengenal. Namun kali ini pertemuan nya berbeda. Ada misi tersendiri didalam benak ku.Sebuah misi untuk bisa merebut hatinya. Ketika kujabat tangan nya dan ku tatap matanya. Serasa langkah yang sedang aku ambil ini sudah benar. Saat itu juga aku yakin, bahwa aku akan bisa membuat dia jatuh cinta kepadaku. Sosoknya yang sederhana dan feminim membuat mata ini mengagumi akan ciptaan Tuhan yang begitu indah. Bukan nafsu yang aku rasakan saat itu, namun ini sebuah syukur akan rencana Tuhan yang diberikan kepadaku. Kami berjalan bersama dan semakin lama tumbuhlah rasa sayang dan cinta diantara kami.

      Diawal hubungan ini sebenarnya tidak ada komitmen yang kami ikrarkan,namun didalam lubuk hatiku aku berkomitmen untuk bisa membahagiakan dia dan bersama dengannya seumur hidupku. Ya dari awal aku ingin dia jadi pendampingku kelak. Sudah lelah hati ini mencari dan terus mencari tambatan hati. Dan pada akhirnya aku memutuskan untuk serius dengan hubungan ku kali ini.

      Hubungan ini berjalan begitu lancar dan tanpa halangan apapun, bahkan kami cenderung sering bahagia. Namun aku sadar, ini hanya sementara. Pasti ada sebuah halangan yang sedang menunggu kami untuk menguji hubungan ini. Dan benar, satu halangan itu hadir di hubungan ini. Ketidak jujuran dari masing masing diri membuat hubungan ini tidak berjalan lancar. Jarak yang memisahkan kami membuat hubungan semakin tidak baik.

      Rasa bosan, rasa ingin selalu bersama dan rasa iri ketika melihat pasangan lain dapat berjalan bersama itu yang membuat hubungan kami semakin buruk. Ditambah lagi dengan buruknya komunikasi diantara kami berdua. Hal inilah yang mengakibatkan semua nya berjalan tidak lancar. Aku sadar akan semua ini, akhirnya setiap kali ada pertengkaran akhirnya aku memutuskan untuk selalu mengalah. Mengalah untuk membuat hubungan ini kembali baik lagi.

      Diawal keputusanku untuk selalu mengalah ternyata membuahkan hasil, dan hubungan kami berjalan dengan lancar. Kami bisa bahagia kembali namun ada sedikit hal yang mengganjal di dalam hatiku. Kenapa sifat ingin menang dan sifat kekanak kanakan nya dia tumbuh. Apa karena aku yang selalu mengalah dan menuruti semua kemauan nya berakibat seperti ini. Karena apapun yang aku lakukan selalu dipandang sebelah mata olehnya. Perhatianku setiap saat membuat dia risih, dan seakan aku seperti kekasih yang posesif. Aku mencoba untuk intropeksi diri, apakah aku benar seperti itu. Padahal niat ku ingin membuat dia seakan akan bisa berhubungan dengan ku setiap saat. Mungkin aku salah, aku tidak memberi nya waktu untuk sendiri. Padahal hal ini aku lakukan untuk membuktikan bahwa walaupun kami berjauhan , aku selalu mengingatnya dan memikirkannya.

      Akhirnya aku sadar, mungkin apa yang aku lakukan ini salah. Aku mencoba untuk memperbaikinya. Hari demi hari hubungan kami berjalan dengan banyak hambatan dan ujian. Aku menemukan sifat bosan yang ada dalam dirinya. Mungkin dia bosan dengan sesuatu hal yang sama dan hampir terjadi setiap hari. Mulai dengan sapaan, pertanyaan dan bahkan komunikasi lewat telepon. Apa mungkin dia sudah bosan dengan hubungan ini dan rasa sayangnya mulai berkurang…..

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s