umum

MODUL PRAKTIKUM PLC

PERCOBAAN P-1
WIRING (PENGKABELAN) PADA PLC

Output dan input PLC membutuhkan sarana untuk mentranfer datanya. Dalam prakteknya, input dan output PLC diletakkan di panel – panel. Dimana di dalam panel – panel tersebut disusun urut – urutan input output perbagian proses. Contoh :
Pada pabrik coca-cola terdapat bagian untuk memproduksi coca-cola dalam tabung. Urut-urutan prosesnya adalah syrup, water strilization, mixing, washer, filling, dan carbonating. Langkah pertama yang dilakukan adalah menghitung jumlah input dan output yang ada dalam tiap bagian. Contoh
No Proses Jumlah Input Jumlah Output
1. Sirup 6 3
2. Water sterilization 5 2
3. Mixing 7 2
4. Washer 6 3
5. Filling 4 2
6. Carbonating 2 4
Jumlah 30 15

Setelah menghitung jumlahnya, tambahkanlah jumlah input dan output sebagai reserved. Yang dimaksud dengan reserved adalah, bila suatu saat nanti ada pengembangan atau penambahan device.
Kemudian pastikan dalam pemasangan kabel dari device ke panel berurutan per proses dan jangan meloncat-loncat. Hal itu dimaksudkan untuk memeudahkan dalam melakukan tracing jika ada masalah di lapangan.
Contoh : asumsikan kita memakai PLC Omron C200HS dengan I/O On-Off. Dimana tiap satu I/O mempunyai 16 port.

Wiring pada card I/O
Diasumsikan tiap proses ditambah 2 lines untuk reserved.

Wiring pada card INPUT

Lanjutkan membaca “MODUL PRAKTIKUM PLC”

Iklan
umum

CONTOH MODUL PRAKTIKUM 2

PERCOBAAN I
P-N JUNCTION, BJT DAN FET SEBAGAI PENGUAT

TUJUAN PRAKTIKUM :
1. Mempelajari dan mengetahui karakteristik dasar dari diode P-N Junction
2. Dapat menggunakan karakteristik ideal dari diode dalam menganalisa rangkaian diode (P-N Junction).
3. Mempelajari parameter transistor yang dirangkai dalma konfigurasi common emitter (CE), common base (CB), dan common collector (cc).

4. Mempelajari karakteristik dan kerja FET (field Effect Transistor) sebagai penguat (amplifier).

Lanjutkan membaca “CONTOH MODUL PRAKTIKUM 2”